Kamis, 03 September 2020

Senja Pagi

Diposting oleh Coretannya Langit di 07.30

Senja pagi memudar,
kuningnya ufuk timur perlahan memerah,
dengan gagah sang raja siang
muncul ke permukaan.

Alto cumulus masih terhampar,
yang tadinya tidak bisa memalingkan
wajah darinya,
kini menengok saja enggan.

Ilalang yang setiap dilewati
tak pernah absen menyapa pun
tak diindahkan lagi.
Perjalanan pagi itu sangat memuakkan.

Perjalanan untuk pulang,
ya pulang,
pergi saat suara jangkrik masih nyaring,
pulang saat penjual pulsa baru membuka rolling door.

Pulang setelah melihat bapak paruh baya
berdebat dengan petugas keamanan,
ah, tak usah ikut campur,
melihatnya saja sudah membuat emosi.

Meminta belas kasihan pun
percuma,
peraturan tetap peraturan,
hanya petinggi yang punya wewenang.

(Mei 2020)

0 komentar:

Posting Komentar

Kamis, 03 September 2020

Senja Pagi

Diposting oleh Coretannya Langit di 07.30

Senja pagi memudar,
kuningnya ufuk timur perlahan memerah,
dengan gagah sang raja siang
muncul ke permukaan.

Alto cumulus masih terhampar,
yang tadinya tidak bisa memalingkan
wajah darinya,
kini menengok saja enggan.

Ilalang yang setiap dilewati
tak pernah absen menyapa pun
tak diindahkan lagi.
Perjalanan pagi itu sangat memuakkan.

Perjalanan untuk pulang,
ya pulang,
pergi saat suara jangkrik masih nyaring,
pulang saat penjual pulsa baru membuka rolling door.

Pulang setelah melihat bapak paruh baya
berdebat dengan petugas keamanan,
ah, tak usah ikut campur,
melihatnya saja sudah membuat emosi.

Meminta belas kasihan pun
percuma,
peraturan tetap peraturan,
hanya petinggi yang punya wewenang.

(Mei 2020)

0 komentar on "Senja Pagi"

Posting Komentar

 

Coretannya Langit Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea