dia akan tetap mengenalimu.
Dia tahu pukul berapa kamu biasa pulang,
dia tahu kala kamu senang,
mendengar senandungmu,
atau bahkan dia bisa mendengar debaran
jantungmu kala bunyi langkah kakimu
beradu dengan langkah seseorang yang membuat
debaran itu semakin keras.
Kadang dia terkejut,
ketika kamu tiba-tiba melompat,
kegirangan oleh sesuatu yang entah apa
sehabis melewati persimpangan.
Jika dia bisa, mungkin sekarang dia ingin
memekakkan telingamu dengan berteriak
"ADA APA DENGANMU!?"
Dia akan bertanya-tanya
"Mengapa wajahmu murung,
langkahmu tergontai-gontai,
senyummu pudar.
Tidakkah kamu mendengar pak satpam
barusan menyapa?"
Jalan pulang memiliki banyak cerita.
Apapun yang terjadi sebelum kau pulang,
kau harus tersenyum dan bersiap
untuk disambut pulang.
Ketika sudah sendiri, terserah mau
melakukan apa.
(Maret 2020)
0 komentar:
Posting Komentar